Minggu, 20 Desember 2009

Vetsin

Minggu, 20 Desember 2009 |

Pengaruh Vetsin Terhadap Saraf

29/06/2009 ida 3 komentar

vetsinMasyarakat ekonomi menengah banyak mengomsumsi glutamat eksogen berupa garam monosodium glutamat (lebih dikenal dengan vetsin) sebagai penyedap makanan. Sebagian dari mereka sering mengeluh sakit kepala (sefalgia) yang dikenal dengan Chenese Restaurant Syndrome.

Mekanisme depolarisasi membran neuronal (saraf) dibawah pengaruh glutamat sehingga terjadi permeabilitas terhadap ion Na, Ca, dan air. Ion Ca masuk ke dalam sel (peningkatan ion Ca intraseluler), ini merupakan fase awal dan fase lanjut kematian sel (The early and late phases of glutamate-like Neurotoxity).

Mekanisme dipolarisasi ini juga meningkatkan aktifasi mekanisme homeostatik (ATP dependent) yang menyebabkan energi cadangan neuron berkurang sehingga tidak dapat mempertahankan keseimbangan ion intraseluler dan ektraseluler, sehingga dapat menyebabkan awal kematian sel.

Glutamat banyak terdapat pada protein makanan nabati dan dalam bentuk garam monosodium glutamat yang digunakan sebagai penyedap makanan (enhancing flavour). Konsentrasi glutamat pada jaringan otak sebesar 10 mm, sebagian besar di synaptic vesicles. Glutamat endogen ataupun eksogen dalam konsentrasi besar merupakan neurotoxin untuk sistim saraf pusat dan ini telah dibuktikan secara histologi oleh Headley and Grillner pada tahun 1990 .

Heathfield 1990, melaporkan pada penderita Sporadic Motor Neuron Diseases ditemukan toleransi abnormal glutamat dan terdapat peningkatan konsentrasi plasma glutamat dengan gejala:

  • kelumpuhan kedua lengan dan atau kedua tungkai,
  • gangguan berjalan/sempoyongan,
  • gangguan miksi/urine,
  • kelainan cairan sumsum tulang belakang (liquor),
  • reflek fisiologis meningkat,
  • pemeriksaan neurofisiologik didapatkan kelainan somato sensorik evoked potensial (SSEP), dan
  • pemeriksaan computed tomogram (CT) scan dan magnetic resonance imaging (MRI) adalah normal.

Sejak tahun 1971, Olney telah melakukan penelitian pengaruh eksogen monosodium glutamat terhadap jaringan otak hypothalamus pada bayi tikus dan bayi monyet. Hasil penelitian menunjukkan proses pembengkakan (rapid swelling) dari sel body neuronal dan dendrit diikuti dengan perubahan degeneratif jaringan organel intraseluler dan khromatin nukleus.

Pada tahun 1978, Olney mempublikasikan hal tersebut sebagai Excitotoxic Hypothesis/Neurotoxicity of Exogenous Glutamate.

Schaumburg dkk 1969, mengobservasi pemakaian eksogen monosodium glutamat pada pemakan Chinese Food yang mengeluh sakit kepala disebut sebagai Chenese Restaurant Syndrome, hal ini telah dibukukan dalam Wolff’s Headache tahun 2001. Walaupun demikian, Morselli dkk 1970, melakukan double blind trial dengan mengunakan 3 gram monosodium glutamat. Hasil penelitian tidak ditemukan gejala klinis yang bermakna secara uji statistik dibandingkan dengan placebo.

Plaitakis dkk 1982, meneliti pasien-pasien gangguan metabolisme enzim hati (deficiency of hepatic glutamate dehydrogenase). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan konsentrasi glutamat plasma yang sangat berhubungan dengan (endogenous glutamate metabolism) kematian sel saraf.

Rothman dkk 1987 dan CHOI dkk 1990, mempublikasikan kerusakan jaringan otak kecil (serebellum), batang otak (brainstem), sumsum tulang belakang (spinal cord) yang menyerupai seperti kerusakan pada penderita stroke (iskhemia), dan penderita kejang (seizure) yang relevan dengan pengaruh eksogen dan endogen glutamat.

Otak kecil (serebellum) pada manusia berfungsi sebagai pusat keseimbangan tubuh , pusat koordinasi gerak, dan pusat penjaga tonus otot. (Dr. Andreas Harry Sp.S (K), Consultant Neurologist di Jakarta)

Sumber: http://www.smallcrab.com/kesehatan/25-healthy/77-pengaruh-vetsin-pada-saraf

Kategori:Hidup Sehat Tag

Mencegah Tulang Keropos dan Penuaan Dini dengan Rosella

29/06/2009 ida 6 komentar

rosella_two_640Tulang keropos (osteoporosis) dan penuaan dini merupakan momok yang menakutkan bagi hampir setiap orang dewasa ini. Tulang keropos dan penuaan dini dapat dipercepat prosesnya dikarenakan pola makan yang tidak sehat, kekurangan kalsium, merokok, gemar minum alkohol, jarang berolahraga, dan stres. Proses penuaan dini dimulai pada sekitar usia 25 tahun dan pada usia mendekati 40 tahun. Kalsium dan mineral lainnya di dalam tulang berkurang lebih cepat daripada seharusnya. Pada wanita menurunnya hormon estrogen menjadikan pengeroposan tulang menjadi lebih cepat.

Penuaan dini juga ditandai dengan kerusakan kulit, kulit tampak kusam dan berkerut serta muncul flek-flek hitam. Hal tersebut dikarenakan kurangnya vitamin C dalam menghadapi radikal bebas yang bisa merusak kulit. Untuk mencegah tulang keropos dan penuaan dini, kita perlu mengkonsumsi kalsium dan vitamin C dalam jumlah yang tepat. Tanaman herbal rosella (hibiscus sabdariffa linn) yang mulanya berasal dari Afrika & Timur Tengah, memiliki khasiat utama sebagai antioksidan pencegah pengapuran tulang, penuaan dini, memperlambat menopause, dan mengurangi dampak negatif nikotin. Herbal rosella banyak mengandung kalsium, vitamin C, D, B-1, B-2, magnesium, omega-3, beta- carotene, dan 18 asam amino essensial untuk tubuh diantaranya lysine dan agrinine. Tiap 100 gram kelopak rosella segar mengandung 260-280 miligram vitamin C, vitamin B1, dan B2. Kandungan vitamin C yang ada 3 kali lipat anggur hitam, 9 kali lipat dari jeruk sitrus, 10 kali lipat lebih besar dari buah belimbing.

Kelopak bunga rosella mengandung banyak antioksidan dan kaya akan nutrisi yang sangat berguna sebagai keseimbangan tubuh manusia. Senyawa antioksidan yang ada pada herbal rosella tea sangat berguna dalam menangkal radikal bebas, mencegah pengapuran tulang, penuaan dini, memperlambat menopause, memperlancar sistem sirkulasi, menguatkan pembuluh darah, dan mengurangi dampak negatif nikotin.

Makan Ikan Perpanjang Umur

26/06/2009 ida 2 komentar

Mengonsumsi ikan sangat baik untuk kesehatan. Para ahli menyarankan memperbanyak menu ikan dibandingkan dengan daging merah. Ikan sudah tidak asing lagi bagi bangsa Indonesia, karena Indonesia kaya akan potensi ikan baik perikanan tangkap maupun perikanan budidaya, tetapi kesadaran mengonsumsi ikan masih rendah.

Tingkat konsumsi ikan rata-rata per kapita di Indonesia tahun lalu hanya 23 kg/orang/tahun, sedangkan Jepang mencapai 110 kg/orang per tahun. Padahal ikan merupakan sumber protein tinggi, bahkan untuk jenis tertentu kandungan protein ikan lebih tinggi dari daging.

Ikan juga mengandung lemak yang jauh lebih rendah. Ikan dapat mencerdaskan, mencegah penyakit jantung dan juga untuk tampil awet muda.

Berdasarkan hasil penelitian ilmiah terbaru di Paris, Prancis diketahui pola makan yang kaya akan ikan, buah-buahan serta sayur-sayuran dapat memperpanjang usia lima tahun di atas usia rata-rata. Baca lanjutannya…

Tingkatkan Kesehatan dengan Susu Kedelai (Soya)

26/06/2009 ida Tidak ada komentar

Susu kedelai mengandung protein, lemak nabati, karbohidrat, serat, vitamin (A, B1, B2, E, K), mineral, polisakarida (gabungan dari monosakarida (glukosa)), isoflavon (salah satu jenis flavonoid yang dapat mencegah dan mengobati berbagai penyakit, zat anti tumor/kanker), HDL (kolesterol baik), kalsium, dan asam amino. Susu kedelai tidak mengandung kolesterol LDL (kolesterol jahat), sedangkan susu sapi mengandung kolesterol LDL. Mutu proteinnya pun hampir sama dengan susu sapi.

Pada anak balita minum dua gelas susu kedelai setiap hari sudah dapat memenuhi 30% dari total kebutuhan protein per hari dan pada dasarnya terdapat dua macam susu kedelai yaitu cair dan bubuk, tidak ada perbedaan diantara keduanya, karena kandungan gizi dan vitaminnya sama.

Tabel Komposisi Susu Kedelai Cair dan Susu Sapi Tiap 100 Gram

Komponen

Susu Kedelai

Susu Sapi

Kalori (Kkal)

41,00

61,00

Protein (g)

3,50

3,20

Lemak (g)

2,50

3,50

Karbohidrat (g)

5,00

4,30

Kalsium (mg)

50,00

143,00

Fosfor (g)

45,00

60,00

Besi (g)

0,70

1,70

Vitamin A (SI) (penglihatan dan pertumbuhan tulang)

200,00

130,00

Vitamin B1 (tiamin) (mg) (reaksi tubuh penghasil energi)

0,08

0,03

Vitamin B2 (metabolisme protein dan karbohidrat yang normal serta memelihara membran mucus)

Ada

Ada

Vitamin B12 (pertumbuhan sel darah dan berfungsinya sel otak)

Tidak ada

Ada

Vitamin C (mg) (pertumbuhan/pemulihan tisu dan saluran darah berfungsi normal)

2,00

1,00

Vitamin E (anti oksidan, proses reproduksi)

Ada

Ada

Vitamin K (pembekuan darah normal)

Ada

Ada

Air (g)

87,00

88,33

Isoflavon (anti kanker)

Ada

Tidak ada

Kolesterol HDL (baik)

Ada

Ada

Kolesterol LDL (jahat)

Tidak ada

Ada

Beberapa penyakit akibat mengkonsumsi susu sapi:

  1. Autis: 80% protein susu sapi adalah casein, casein di dalam perut dipecah menjadi peptisida casomorphine. Unsur ini menyebabkan autis karena pada urin penderita sakit jiwa dan autis mengandung beta-casomorphine-7 dalam konsentrasi yang tinggi.
  2. Anemia: konsumsi susu sapi dapat menyebabkan pendarahan usus, yang mengakibatkan turunnya hemoglobin (sel darah merah).
  3. Asma (sesak napas): 80% protein susu sapi adalah casein, casein di dalam tubuh akan menghasilkan histamine. Histamine menghasilkan lendir, jika lendir berada pada bronchiolis paru-paru maka akan menyebabkan asma.
  4. Kanker payudara: manusia dan sapi mempunyai hormon pertumbuhan insulin (IGF-I) yang sama, hormon ini dipercaya sebagai sumber pertumbuhan kanker payudara. Dengan meminum susu sapi semakin memacu pertumbuhan payudara yang tidak sehat dan menyebabkan kanker.
  5. Osteoporosis: meminum susu sapi tidak akan mencegah pengeroposan tulang, tetapi sebaliknya pengeroposan tulang akan dipercepat jika terlalu banyak mengkonsumsi protein dari susu sapi.
  6. Jantung: protein hewani berperan untuk memproduksi homocysteine, mengkonsumsi susu sapi lebih banyak dari mengkonsumsi daging akan menyebabkan kekurangan vitamin B, sehingga tidak dapat mengubah homocysteine menjadi produk bermanfaat. Laktose dan kalsium bersama dengan homocysteine dari mengkonsumsi susu sapi tanpa disertai lemak akan menyebabkan pengapuran pada pembuluh arteri.

Beberapa manfaat susu kedelai:

  1. Mencegah/mengobati penyakit jantung, kanker, stroke.
  2. Membantu meningkatkan kekuatan pada tulang, guna mencegah tulang keropos (osteoporosis).
  3. Mencegah/mengobati tekanan darah tinggi dan kolesterol.
  4. Menstabilkan gula darah.
  5. Mencegah/mengobati obesitas.
  6. Mencegah/mengobati gejala maag.
  7. Mencegah/mengobati penyakit ginjal.
  8. Mencegah/mengobati gejala rematik dan asam urat.
  9. Mencegah/mengobati gejala symptom menoupause.
  10. Meningkatkan metabolisme dan sistem imun tubuh.
  11. Menghasilkan tenaga dan meningkatkan kesehatan.

Sejauh ini belum ada penyakit yang ditimbulkan akibat mengkonsumsi susu kedelai (soya), karena itu minumlah susu kedelai sebagai pengganti susu sapi.

Manfaat Buah Naga

25/06/2009 ida 1 komentar

Khasiat obat pohon naga bukan hanya berasal dari buahnya saja tetapi dari daun dan kulit buahnya juga. Selain lezat buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) atau sering disebut red pitaya juga mempunyai kasiat obat antara lain sebagai penurun kadar gula darah pada penderita diabetes dan menghaluskan kulit, sedangkan ekstrak daun dan kulit buahnya dapat meningkatkan kelenturan pembuluh darah dan menghambat pertumbuhan sel tumor.

Penurun Kadar Gula Darah

Dengan mengkonsumsi 1 buah naga merah (250 gram) setiap pagi dan sore selama delapan hari berturut-turut akan menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes. Selama mengkonsumsi buah naga hendaknya penderita berhenti mengkonsumsi nasi karena nasi merupakan sumber gula bagi penderita diabetes.

Menghaluskan Kulit

Menurut Prof. Dr. Muhammad Yusuf ahli pengobatan tradisional China, dalam kebudayaan Tionghoa buah naga dipercaya menghaluskan kulit wajah sehingga tampil lebih cantik, tetapi ia tidak digunakan untuk mengobati penyakit-penyakit mematikan seperti kanker atau jantung. Buah naga baik untuk mengatasi panas dalam karena bersifat mendinginkan.

Menghambat Pertumbuhan Sel Tumor

Khasiat pohon naga bukan terletak pada buahnya saja tetapi pada daun dan kulit buahnya juga. Hasil penelitian Rosario Vargas Sols dari Laboratorio de Investigation de Fitofarmacologia Universidad Autonoma Metropolitana Xochimilco Meksiko menunjukkan bahwa ekstrak kloroform daun buah naga berdaging putih mengandung senyawa pentacyclic triterpene taraxast-20-ene-3a-ol dan taraxast-12,20(30)-dien-3a-ol. Kedua senyawa itu terbukti melindungi kelenturan pembuluh darah kelinci. Peneliti memperkirakan keampuhan kedua senyawa itu hampir menyamai troxerutin salah satu obat pelindung pembuluh darah mikro yang beredar di pasaran. Obat itu berfaedah mengurangi risiko pecahnya pembuluh darah.

Hasil uji in vitro yang dilakukan Li-chen Wu, peneliti Department of Applied Chemistry National Chi-Nan University menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah naga berdaging merah berpotensi menghambat pertumbuhan sel tumor B16F10 pada dosis 25 gram.

Kategori:Hidup Sehat Tag

Manfaat Asam Jawa (Tamarindus Indica)

Asam jawa (tamarindus indica) adalah sebuah kultivar (varietas) daerah tropis dan termasuk tumbuhan berbuah polong. Buah asam per 100 gram mengandung kalori sebesar 239 kal, protein (memperkuat daya tahan tubuh) 2,8 gram, lemak (sumber energi bagi tubuh) 0,6 gram, hidrat arang (zat penambah tenaga) 62,5 gram, kalsium (mengisi kepadatan tulang) 74 miligram, fosfor (memperkuat tulang) 113 miligram, zat besi (metabolisme energi dan sistem kekebalan tubuh) 0,6 miligram, vitamin A (anti oksidan yang membantu merangsang dan memperkuat daya tahan tubuh) 30 SI, vitamin B1 (membantu proses pertumbuhan dan menghasilkan energi) 0,34 miligram, dan vitamin C (menumbuhkan jaringan dan menormalkan saluran darah) 2 milgram. Kulit bijinya mengandung phlobatannin dan bijinya mengandung albuminoid (bagian dari protein), serta pati (bagian dari polisakarida).

Manfaat Asam jawa:

  1. Menyembuhkan asma.
  2. Menyembuhkan batuk.
  3. Menyembuhkan demam.
  4. Menyembuhkan reumatik (nyeri sendi).
  5. Menyembuhkan nyeri haid.
  6. Menyembuhkan alergi.
  7. Menyembuhkan sariawan.
  8. Menurunkan berat badan.

Cara pemakaian untuk mengobati batuk:

  1. Ambil 3 polong buah asam jawa tanpa biji, kemudian direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas dan disaring.
  2. Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore sampai batuk reda.


Related Posts



0 komentar:

Posting Komentar